Bantul  

Shalawat di Yogyakarta, Habib Syech: Ibu Titiek Saya Angkat Jadi Syekher Mania 5 Tahun Lalu

Titiek Soeharto, Habib Syech dan para hadirin pada acara Yogyakarta Bershalawat di JEC, Jl. Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Senin (5/2).

Opinijogja.com,- Habib Syech mengisi acara Yogyakarta Bershalawat Beserta Titiek Soeharto di JEC, Jl. Wonocatur, Banguntapan DIY, Senin (5/2).

Masih dalam suasana bulan Rajab, acara dimulai dengan lantunan suara al-Qur’an surah al-Isra’ ayat 1. Sebuah ayat yang menceritakan kisah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjid al-Haram menuju Masjid al-Aqsha hingga Sidrat al-Muntaha.

Perjalanan acara selanjutnya ialah pembacaan tawasul kepada Nabi Muhammad Saw, para ulama dan masyayikh yang telah mendahului kita.

Kedatangan Habib Syech disoroti oleh masyarakat dan Syekher Mania yang menghadiri acara tersebut dengan sambutan yang sangat meriah. Teriakan pujian hadirin, yang bersahutan dengan shalawat Ahlan wa Sahlan bi al-Nabiy, kepada beliau bergema di dalam Gedung pertanda kecintaan pada dzuriyat Nabi Muhammad tersebut.

Baca Juga: Titiek Soeharto dan Rabu Biru Kembali Gelar Pengobatan Gratis di Banguntapan

Setelah Habib Syech duduk, beliau memberikan anjuran kepada pembawa acara agar membuka acara dengan segera.

Pembawa acara kemudian membuka acara dan mempersilahkan Ibu Titiek Soeharto untuk menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Titiek Soeharto mengutarakan selamat datang kepada Habib Syech dan tokoh-tokoh masyarakat Yogyakarta yang hadir dalam acara tersebut.

“Saya ucapkan selamat datang kepada Habib Syech, Brigjend Syafi’i Syamsudin, Bapak Fuad Bawazier dan Bapak Bibit Waluyo.” Buka Titiek dalam sambutannya.

Titiek Soeharto lantas melanjutkan sambutannya dan menyatakan bahwa acara shalawat yang beliau selenggarakan ini merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani akhlak baginda Nabi Muhammad Saw.

“Yogyakarta Bershalawat ini menjadi sarana bagi kita untuk berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah swt serta meneladani Nabi Muhammad Saw.” Lanjut Titiek dengan senyum ramah.

Sementara itu, Habib Syech juga menyampaikan sambutannya. Beliau menceritakan bahwa Titiek Soeharto merupakan temannya.

“Bu Titiek Soeharto niki konco kulo ( Ibu Titiek Soeharto ini teman saya).” Ucap Habib Syech dalam bahasa Jawa.

Habib Syech juga menjelaskan bahwa Titiek Soeharto telah beliau angkat menjadi Syekher Mania 5 tahun lalu.

“Titiek Soeharto niki kulo angkat dados anggota Syekher Mania wanita pertama 5 tahun yang lalu (Titiek Soeharto ini saya angkat menjadi Syekher Mania wanita pertama 5 tahun yang lalu).” Lanjut Habib Syech menjelaskan.

Habib Syech juga menganjurkan masyarakat Jogja, khususnya Syekher Mania, untuk mendukung Titiek Soeharto.

Niki kulo nitip Bu Titiek Soeharto niku coblosen, Partaine Gerindra, nomere 1 (Ini saya nitip Bu Titiek Soeharto supaya dicoblos, beliau dari Partai Gerindra, nomor urutnya 1).” Lanjut Habib Syech menjelaskan.

Kulo seneng nek ono Syekher Mania sing dadi DPR-RI (Saya senang jika ada Syekher Mania yang jadi DPR-RI).” Pungkas Habib Syech.

Shalawat Ahmad Ya Habibi menjadi lagu yang pertama mengalun dalam acara Yogyakarta Bershalawat tersebut dan diikuti dengan khidmat oleh para hadirin. Acara diakhiri dengan mahal al-qiyam, lantunan lagu Yalal Wathan dan Indonesia Raya.